Berita

Donor Darah 2015

Sebagai wujud keperdulian sosial terhadap sesama manusia yang membutuhkan darah, maka tanggal 30 April 2015 organisasi Korps Sukarela (KSR) PMI mahasiswa STIKES Cendekia Utama Kudus menyelenggarakan kegiatan donor darah yang diikuti oleh Dosen, tenaga Kependidikan dan mahasiswa STIKES Cendekia Utama Kudus. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan KSR mahasiswa STIKES Cendekia Utama Kudus setiap 4 (empat) bulan sekali. Semoga darah  yang kami donorkan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Amin…

Sumpah Janji Keperawatan 2015

Pada tanggal 30 April 2015 telah dilaksanakan sumpah-janji praktikan keperawatan mahasiswa STIKES Cendekia Utama Kudus yang akan melaksanakan praktik klinik keperawatan di beberapa rumah sakit baik di Kudus, Jepara dan Demak. Pelaksanaan sumpah-janji praktikan keperawatan diikuti oleh 136 praktikan yang merupakan mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan pada semester IV. Dalam sambutannya Ketua STIKES Cendekia Utama Kudus Bapak Ilham Setyo Budi, S,Kp., M.Kes. berpesan kepada mahasiswa, meskipun para mahasiswa sudah dapat melakukan praktik keperawatan di rumah sakit, namun masih dalam praktik dasar, sehingga tidak belum memiliki legalitas untuk dapat langsung memegang/memberikan layanan asuhan keperawatan kepada pasien secara mandiri, oleh karena itu mahasiswa praktikan harus betul-betul berpegang pada etika keperawatannya dan standar prosedur layanan asuhan keperawatan yang ada. Apalagi terkait dengan kerahasiaan pasien, mahasiswa praktikan harus betul-betul menjaga merahasia tersebut, sehingga tidak menjadi permasalahan hukum dikemudian hari. (aw)

Kuliah Umum oleh Prof. Achir Yani

Mutual Recognition Arrangement (MRA) bertujuan memfasilitasi mobilisasi perawat professional di wilayah ASEAN, bertukar informasi dan kepakaran tentang standar dan kualifikasi, mempromosikan adopsi praktik terbaik pelayanan keperawatan professional dan memberikan peluang untuk membangun kapasitas dan pelatihan bagi perawat. Perkebangan keperawatan disetiap Negara berbeda-beda, dari apa yang telah diketahui di Negara Thailand memiliki pengelolaan keperawatan komunitas terbaik dibandingkan Negara yang lainnya. Di Thailand perawat mendatangi pasien kerumah-rumah untuk melakukan layanan keperawatan, sehingga tidak tergambar hanya memindahkan layanan rumah sakit ketempat lain diluar rumah sakit. Hal tersebut disampaikan olah Prof. Achir Yani S. Hamid, MN, DNSc (Guru Besar Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Ketua Dewan Pertimbangan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia) dalam kuliah umum di kampus STIKES Cendekia Utama Kudus pada tanggal 28 Maret 2015 (aw)

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Secured by Siteground Web Hosting